SEJARAH SINGKAT TNI

Awal sejarah terbentuknya

Pada tanggal 22 agustus 1945 nama awal dari TNI yaitu Badan Keamanan Rakyat atau BKR

Berubah nama untuk pertama kali yaitu TKR atau tentara keamanan rakyat pada tanggal 5 Oktober 1945

Berubah nama kembali dengan nama TRI tentara republik indonesia di tanggal 23 januari 1946

Tanggal 3 Juni 1947 nama TRI menjadi TNI atau sering disebut sebagai Tentara Replubik Indonesia

Belum sampai disitu perubahan nama TNI pada tahun 1962 dimana TNI  dan Porli bergabung dengan sebutan ABRI atau yang disebut Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

Setelah itu kembali dengan nama TNI dan resmi memisah dari PORLI atau ABRI pada tanggal 1 April 1999

TNI atau Tentara Republik Indonesia terdiri dari 3 angkatan yaitu

Angkatan Laut

Jalesveva Jayamahe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Buku Jalesveva Jayamahe: lukisan selajang pandang tentang keadaan A.L.R.I. kita dalam usia 15 tahun.

Motto atau seruan TNI Angkatan Laut Indonesia adalah: “Jalesveva Jayamahe” yang seringkali diterjemahkan dengan kalimat: “Di Lautan Kita Jaya”.

Motto ini sebenarnya berasal dari jaman Majapahit, dimana Angkatan laut nya sering memakai kata ini untuk membangkitkan semangat.

Sebenarnya ungkapan ini berasal dari Bahasa Sanskerta; “Jales.eva Jayamahe” dan bisa dianalisa sebagai berikut:

  • jales.veva terdiri dari dua bagian: jales.u dan eva. Jales.u berasal dari kata dasar jala (maskulinum) yang berarti air dan jales.u adalah bentuk pluralis, lokativus dan secara harafiah bisa diterjemahkan sebagai: “di air-air”.
  • eva adalah sebuah partikel emfatik dan bisa diterjemahkan dengan kata “-lah”.
  • jayamahe, berasal dari kata kerja (verbum), ji, yang dikonjugasi menurut waktu presens, persona ketiga pluaralis dalam modus indikatif dan secara harafiah bisa diterjemahkan sebagai: “kita berjaya”.

Jadi kalimat ini secara harafiah artinya adalah: “Di air-airlah kita berjaya!”

Angkatan Udara

Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara (TNI-AU) adalah bagian dari Tentara Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang disingkat KASAU yang pada saat ini dijabat oleh Marsekal Imam Sufaat. Saat ini TNI-AU memiliki dua komando operasi yaitu Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) yang bermarkas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Komando Operasi Angkatan Udara II (Koops AU II) yang bermarkas di Makassar.

Semboyan TNI-AU adalah bahasa Sanskerta Swa Bhuwana Paksa yang berarti “Sayap Pelindung Tanah Airku”.

Tentara Nasional Indonesia
Angkatan Udara
Lambang TNI AU.png

Lambang Tentara Nasional Indonesia
Angkatan Udara
Dibentuk 9 April 1946
Negara  Indonesia
Tipe unit Angkatan Udara
Jumlah personil 34.000[1] (2011)
Bagian dari Tentara Nasional Indonesia
Moto Swa Bhuwana Paksa
(bahasa Sanskerta: “Sayap Pelindung Tanah Airku”)
Pesawat dan helikopter 631[2] (2012)
Situs web www.tni-au.mil.id

(http://id.ariandrasurabaya.wikia.com/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia_Angkatan_Udara)

Angkatan Darat

Kartika eka paksi merupakan semboyan dari TNI AD yang berasal dari bahasa Sanskerta atau Jawa kuno yang diadopsi menjadi lambang pada panji TNI AD. Kartika artinya bintang, eka punya arti satu, dan paksi berarti burung. Kemudian dipadukan dan punya arti prajurit gagah perkasa tanpa tanding yang menjunjung cita-cita tinggi, yaitu keluhuran nusa bangsa serta keprajuritan sejati.

(https://www.brilio.net/news/ini-arti-kalimat-kalimat-sansekerta-yang-perlu-kamu-tahu-150926y.html)

 

Advertisements

About soeci

My Life My Love My Dreams My Story it's Me
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s